Mogok Massal Angkutan Konvensional...

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

Mogok Massal Angkutan Konvensional...

Kamis, 01 November 2018


Pemalang  Hari ini, Kamis(1/11) Ratusan sopir melakukan mogok massal.
Dikoordinatori oleh Andi Rustono dari "Komunitas Rakyat Gereh Pethek" para sopir angkutan "Konvensional" seperti Bus 3/4, Angkot, Colt Elp, dan becak mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang dengan mengendarai armadanya masing-masing.
Sejumlah perwakilan pendemo diterima oleh sejumlah pihak terkait, diantaranya: Fahmi(Komisi B) yang didampingi Sutiah (anggota DPRD/FKB), Bambang Haryono (Kabid. Angkutan Darat Dishub), Joko (Kanitdikyasa.satlantas), dan Puji Sugiharto(Kabag. Hukum Setda) di ruang sidang.

Dalam pertemuan tersebut beberapa perwakilan menyampaikan keluhannya terkait keberadaan angkutan berbasis aplikasi/online, misalnya: ojek dan taksi online.

pada audensi itu, korlap, Andi Rustono membacakan pernyataan sikap, yang intinya menuntut pihak terkait seperti dinas perhubungan dan satlantas untuk menindak tegas terhadap angkutan online yang sering "ngetem" (mencari penumpang)di tempat "Strategis".

Dan juga harus tegas terhadap keberadaan bus AKAP karena dinilai telah melanggar kesepakatan.
Dari Pihak Dishub berdalih bahwa belum ada regulasi baru.

"Sehingga kami masih berpegang pada undang-undang nomor 22 tahun 2009 dimana angkutan berbasis online termasuk angkutan tidak dalam trayek...," Ujar Kabid. Angkutan Darat Dishub, Bambang Haryono sambil mengatakan bahwa ijin "ojol" dan taksi online merupakan kewenangan Kemenhub.RI.
Diakhir dialog, Fahmi selaku pimpinan rapat, menyerukan 4 poin untuk segera dilaksanakan.

"Pertama, setelah rapat ini selesai, kami minta pada dinas perhubungan dan satlantas untuk langsung menindak angkutan online yang ngetem di tempat-tempat yang tadi sudah disebutkan, Kedua, besok pagi akan diadakan rapat mempertemukan keduabelah pihak dari perwakilan angkutan konvensional dengan angkutan online, Ketiga, pada dinas terkait menyiapkan draf kesepakatan, dan yang ke-Empat mengharap pada satlantas menyurati satpol.pp untuk melakukan tindakan penertiban...," Beber Fahmi sambil kemudian menutup rapat.

Seusai pertemuan itu, ketika CakrawalaOnline menanyakan pada korlap. aksi demo, Andi Rustono, apakah para sopir akan tetap mogok, ia menjawab mereka tetap mogok beroperasi.
"Kami tetap mogok...," Ucapnya singkat.
(Reporter:Slamet SBL).